Kenapa Posisi Website di Google Tidak Stabil (Turun Naik) Gimana Supaya Stabil? Baca Panduan Ini

Back to Blog Tempat Belajar SEO Online
Menstabilkan Posisi Artikel di Google

Kenapa Posisi Website di Google Tidak Stabil (Turun Naik) Gimana Supaya Stabil? Baca Panduan Ini

Mungkin anda bertanya kenapa posisi website saya di Google tidak stabil alias peringkat web turun naik terus? dan gimana caranya agar supaya ranking web menjadi lebih stabil di Google? Anda bisa menemukan jawaban itu didalam artikel ini, baca panduan yang sudah saya rangkum dari beberapa artikel panduan SEO tujuannya adalah agar membuat website anda menjadi stabil di posisi halaman pertama Google.

Faktor Yang Menyebabkan Posisi Website Tidak Stabil di Google

Posisi website tidak stabil atau seirng mengalami fluktuasi naik turun ranking sebenarnya hal yang sudah biasa yang penting website anda tidak turun peringkat secara dramatis. Dan apa yang anda hadapi saat ini merupakan bagian dari algorithm Google yang sedang berjalan, persaingan yang bertambah banyak, website tidak di maintain dengan baik, kesalahan optimasi dan terjadi gangguan pada website yang menyebabkan posisi website tidak stabil.

Faktor Algorithm Google

Faktor pertama website tidak stabil di Google adalah dari algorithm Google itu sendiri. Efektif pada akhir Agustus 2016 sudah di rilis algorithm terbaru yang mana pada algorithm tersebut disebutkan adanya realtime algorithm yang artinya untuk naik atau turun posisi bisa langsung terjadi seiring pengoptimasian website yang dilakukan.

update Google algorithm

update Google algorithm

Anda bisa melihat catatan perubahan Google algorithm dihalaman ini https://moz.com/google-algorithm-change

Faktor Persaingan

Persaingan dalam dunia bisnis tidak akan berhenti sampai kapanpun dan malah mungkin persaingan beralih atau begeser dari satu bidang ke bidang lainnya. Tiap menit tiap jam persaingan bisnis bermunculan dengan website-website barunya sehingga memungkinkan rangking website tidak stabil karena bertambah berat. Ide-ide baru bermunculan dan bisa jadi apa yang dilakukan oleh kompetitor anda lebih di sukai Google.

Faktor Website Tidak di Maintain

Website yang sudah naik posisinya harus tetap dirawat agar bisa stabil. Website yang sudah berada di halaman pertama nomor satu pun bukan berarti itu akhir dari optimasi SEO tapi itu menandakan anda memasuki fase dan tahapan baru yakni memaintain posisi di Google agar tidak turun.

Cara maintain posisi website di Google supaya stabil sangatlah mudah tapi banyak sekali jebakan-jebakan yang harus anda pedulikan. Cara maintain posisi website di Google bisa dengan:

  1. Mengupdate konten didalam blog anda secara berkala tujuannya agar SEO on page anda menjadi matang dan stabil
  2.  Buat konten yang unik dan tidak cendrung apalagi malah sama dengan konten terdahulu
  3. Pikirkan kualitas konten dibandingkan kuantitas
  4. Bermain dengan LSI keyword
  5. Kombinasikan dengan long tail keyword
  6. Maksimalkan negatif keyword
  7. Bangun internal link building agar konten didalam blog anda selalu di crawl Google
  8. Bangun tier-tier bakclink dengan skema link tier backlink yang aman dari Google penguin

Faktor Kesalahan Optimasi

Faktor inipun bisa mengakibatkan website tidak stabil karena kehilangan trust atau malah bisa terpental jauh ke bawah. Yang termasuk dalam kesalahan optimasi adalah:

  1. Banyak terdapat duplikat konten
  2. Banyak kesamaan niche
  3. Over optimized dalam membangun in page SEO maupun off page SEO

Banyak terjadi error didalam website anda pun bisa menyebabkan posisi tidak stabil dan sangat penting untuk anda perhatikan seperti error 404, error 500, error kesalahan author, error karena faktor AMP dan masih banyak lagi.

Panduan Agar Peringkat Website Stabil di Google

Sebenarnya tidak ada panduan baku yang bisa membuat peringkat website stabil di Google sepanjang algorithm tidah berubah-ubah. Bisa jadi website anda naik peringkat ke halaman satu Google ketika algorithm A sedang berjalan tapi tiba-tiba posisi merosot dan tidak stabil ketika algorithm Google terbaru sudah dijalankan.

Panduan yang telah anda ikut pada algorithm terdahulu menjadi tidak berarti lagi dan malah bisa membuat posisi website tidak stabil. Tapi dari sejumlah panduan tersebut ada yang benar-benar masih berlaku. Dan bagaimana cara agar peringkat website anda menjadi stabil di Google dalam waktu yang lama adalah:

1. Backup Blog Dengan Baik

Blog harus terus di backup bila terjadi perubahan atau update pada sisi desain ataupun pada konten. Jangan sampai kerja keras anda selama berbulan-bulan menjadi sia-sia karena blog yang anda sayangin error atau malah terhapus sama sekali dari web server sedangkan anda tidak memiliki backup.

Ikuti cara-cara backup blog sesuai dengan CMS yang anda pakai, simpan file backup di tempat yang aman seperti ke Google drive dan Dopbox misalnya. Sebab kalau file backup anda simpan didalam komputer/laptop saja kalau dikemudian hari terjadi error juga pada komputer atau laptop anda maka tidak ada gunanya membackup file blog.

Fungsi dari backup ini untuk antisipasi, bayangkan bila posisi blog anda sudah bagus, sudah banyak konten yang masuk halaman pertama Google tapi tiba-tiba website rusak, web hosting error atau ada hal lainnya yang berhubungan dengan blog karena masalah error maka anda sudah punya backupnya untuk kemudian di restore pada web server yang lain.

2. Pastikan Website Selalu Update

Menstabilkan Posisi Artikel di Google

Menstabilkan Posisi Artikel di Google

Anda tidak perlu bersusah-payah dalam mengupdate website dengan membuat konten yang banyak setiap hari tapi cukup update konten didalam blog anda dalam priode tertentu atau sekurang-kurangnya 2-3 x dalam sebulan. Caranya:

  1. Temukan apa yang kurang dari blog anda kemudian buatkan konten yang berkaitan dengannya
  2. Temukan pembahasan yang perlu pendalaman dan buatkan konten
  3. Maksimalkan konten yang kurang lalu rubah dan tambahkan dalam judul misal: [UPDATE]

Lupakan membuat konten yang banyak tapi tidak memperhatikan kualitas! lebih baik membuat konten biarpun dengan jumlah sedikit tapi isinya sangat berkualitas itu lebih berharga.

3. Optimalkan LSI Keyword

Lihat gambar dibawah ini:

LSI Keyword

LSI Keyword

Google malah menampilkan anomim dari sebuah query yang sebenarnya. Ketika ketika mengetikan keyword “kenapa posisi website tidak stabil” tapi yang muncul di SERP malah rekomendasi “agar posisi stabil” inilah salah satu contoh kecerdasan buatan yang sedang dipertunjukan Google. Dengan kondisi seperti itu tampaknya kini sudah tidak perlu lagi untuk mengindahkan keyword density, bold text, italic text dan lain sebagainya seperti kita membuat konten pada algorithm yang terdahulu.

Bila blog anda berisi tentang tips trik SEO maka akan lebih lengkap bila terdapat konten yang mengulas tentang hal-hal yang berkaitan secara langsung dan tidak langsung. Bila anda bicara SEO tentu mau tidak mau anda harus bicara tentang web hosting, web desain, social media, internet marketing, software atau hal-hal lainnya lagi. Dan itulah apa yang disebut dengan “semantics”.

4. Ikuti Algorithm Yang Sedang Berproses

Saat membaca artikel tentang trik tips SEO pastikan anda cek tanggal posting artikel tersebut! apakah panduan yang dituliskannya sesuai dengan algorithm Google yang saat ini sedang berjalan atau malah menjerumuskan anda.

Trik Agar Ranking Blog Stabil

Trik Agar Ranking Blog Stabil

Setiap pergantian algorithm pasti berganti pula teknik-teknik SEO yang di gunakan ada yang diantaranya masih “manjur” untuk anda ikuti dan ada juga yang malah sebaliknya malah bisa membuat blog anda terpental dan kehilangan traffic.

5. Merawat Backlink

Backlink yang sudah dibuat harus terus dirawat seperti:

  1. Pantau terus backlink anda secara berkala apakah masih ada atau sudah terhapus
  2. Kalau menggunakan PBN maka pecahlah konsenstrasi backlink tidak hanya ke monesite tapi juga ke PBN dengan cara membuat tier backlink.
Link Checker

Link Checker

Cara terpasti untuk menjalankan ini adalah dengan mencatat semua backlink yang sudah pernah anda buat kedalam sebuah catatan atau kerap disebut dengan “SEO Checklist”. Periksa secara berkala misal periksa setiap 14 hari. Anda bisa menggunakan bantuan tools gratis bernama link checker dari scrapebox yang fungsinya untuk mengecek sebuah url di setiap url yang anda masukan.

6. Cek Blog Kompetitor

Cari dan catat 10 kompetitor terberat anda dan jadikan semuanya sebagai “materi” untuk anda cek. Point yang harus anda cek:

  1. Cek update konten
  2. Cek inbound link (backlink)
  3. Cek social media
  4. Cek penawaran

Agar anda tetap selangkah didepan kompetitor maka anda harus terus memantau pergerakan kompetitor anda secara rutin.

Cek apakah kompetitor melakukan update konten, apa judulnya, bagaimana isinya dan apa yang ingin ia capai dengan konten tersebut. Ambil tindakan antisipasi bila ternyata konten tersebut menganggu strategi pemasaran anda.

Cek inbound link alias backlink menggunakan bakclink explorer seperti dari majesticSEO, Ahrefs, Moz. Jalankan ini setidaknya 2 bulan sekali agar anda mendapatkan data backlink yang fresh/

Apakah kompetitor memiliki social media? cek social media,  cek Facebook page, cek twitter, cek instagram kalau ada anda bisa cek juga tokopedia, bukalapak dst.

Cek penawaran terbaru atau penawaran yang sekiranya bisa membuat penawaran anda menjadi kurang menarik.

Share this post

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Back to Blog Tempat Belajar SEO Online
WhatsApp chat